Minggu, 22 Juli 2007

Topologi Jaringan Di Wilayah PLN APJ Karawang



Tutorial TCP/IP

To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

kabel1.jpg

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

kabel2.jpg

Foto RJ - 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

kabel3.jpg

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight

Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.

kabel4.jpg

Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

kabel5.jpg

Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

kabel6.jpg

LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.

Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

kabel7.jpg

urutan pin standar

Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

kabel8.jpg

urutan pin TIDAK standar

Tipe Cross


Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.
Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:

  1. oranye muda
  2. oranye tua
  3. hijau muda
  4. biru muda
  5. biru tua
  6. hijau tua
  7. coklat muda
  8. coklat tua

Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:

  1. hijau muda
  2. hijau tua
  3. orange muda
  4. biru muda
  5. biru tua
  6. orange tua
  7. coklat muda
  8. coklat tua

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.


Boardband Wireles

FAQ INFORMASI TEKNIS


1. Apa yang dimaksud dengan Wireless LAN?

Wireless LAN merupakan Local Area Network (LAN) yang menggunakan teknologi Wireless (tanpa kabel / nirkabel)

2. Apa perbedaan antara jaringan kabel & jaringan wireless?

Jaringan Wireless memiliki keunggulan sebagai berikut :


1. Pemeliharaan murah
2. Infrastruktur berdimensi kecil
3. Pembangunan cepat
4. Mudah dan murah untuk direlokasi dan mendukung portabilitas
5. Koneksi internet akses 24 jam
6. Akses internet yang cepat
7. Bebas tanpa pulsa telepon

Jaringan Wireless memiliki kelemahan sebagai berikut :

1. Biaya peralatan mahal
2. Delay yang sangat besar
3. Kesulitan karena masalah propagasi radio
4. Keamanan data
5. Kapasitas jaringan karena keterbatasan spektrum

3. Apa yang dimaksud dengan FHSS & DSSS ?

Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS) adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi dengan frekuensi yang loncat-loncat (tidak konstan). Frekuensi yang berubah-ubah ini dipilih oleh kode-kode tertentu.
Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi secara langsung dengan kode-kode tertentu (deretan kode Pseudonoise/PN dengan satuan chip).

4. Apa yang dimaksud dengan koneksi Point to Point (P2P)?

Suatu konfigurasi jaringan wireless yang hanya menghubungkan dua titik .

5. Apa yang dimaksud dengan koneksi Point to Multi Point (P2MP)?

Suatu konfigurasi jaringan wireless yang menghubungkan banyak titik (multi point) dimana satu titik dipergunakan sebagai base yang melayani beberapa client.

6. Perangkat apa yang dibutuhkan untuk koneksi P2P?

Perangkat yang dibutuhkan adalah : Grid antenna, cable, pigtail, lightning protector, PC Card, dan Router.

7. Perangkat apa yang dibutuhkan untuk koneksi P2MP?

Perangkat yang dibutuhkan adalah :
Di sisi client : idem dengan P2P
Di sisi base : omni antenna / sectorial panel , cable, pigtail, lightning protector, PC Card, dan Router.

8. Produk apa saja yang bisa saya gunakan sebagai router?

1. Access Point (AP), yaitu bridge yang biasanya dipasang pada Base Station.
2. Remote Outdoor Router (ROR), yaitu router yang biasanya dipasang pada Client Station.
3. Central Outdoor Router (COR), dapat sebagai bridge atau router dan biasanya dirancang khusus untuk Base Station.
4. Angin Office Router
5. Angin Base Router

9. Benarkah kita dapat membuat Wireless Router, sendiri dengan menggunakan aplikasi Linux?

Benar, jika anda ingin mempergunakan LRP (Linux Router Project) milik Angin.com, silahkan download di http://rhino.angin.com/~andias

10. Apa keuntungannya jika membuat wireless Router berbasis Linux jika dibandingkan menggunakan AP atau COR/ROR?

1. Jauh lebih murah
2. Lebih mudah dalam memaintenance,
3. Dapat menambahkan sendiri feature-feature sesuai dengan yang dibutuhkan
seperti mtrg atau pun protocol analyzer.

11. Apa keuntungan penggunaan Linux sebagai Operating System?

1.
2.

3.
Gratis serta open source.
Tidak membutuhkan resource hardware yang tinggi, bahkan dapat bekerja dengan hanya menggunakan satu buah disket.
Terus berkembang.

12. Berapa jarak jangkauan perangkat wirelessLAN ini?

Sekitar 5 km, jika menggunakan amplifier 1 watt bisa mencapai 40 km

13. Syarat apa yang harus dipenuhi untuk bisa membangun koneksi wirelessLAN?

Ada dua syarat utama untuk pembangunan koneksi ini :

Pertama Lokasi harus line of Sight / LoS, dalam arti tidak ada halangan (bisa berupa gedung atau pohon) di antara kedua titik yang akan dihubungkan.

Kedua Freznel Zone (area rambatan gelombang radio yang dipancarkan oleh kedua antenna) tidak terpotong atau terganggu suatu benda

14. Apakah betul kita perlu membangun tower yang setinggi-tingginya?

Tidak Betul. Untuk menentukan tinggi tower diperlukakan survey terlebih dahulu. Pada prinsipnya, tinggi tower sangat tergantung pada posisi gedung tempat antenna client akan dipasang serta posisi base station.

15. Apakah yang dimaksud dengan client antenna?

Client antenna sebenarnya adalah antenna yang digunakan di sisi client dan hanya berfungsi satu arah (sebagai penerima signal saja).

16. Apakah yang dimaksud dengan Base antenna?

Base antenna adalah sebuah perangkat antenna yang berfungsi sebagai pemancar signal, ada yang 90 derajat, 180 derajat, dan 360 derajat.

17. Saya berlangganan koneksi 48Kbps, tapi kenapa kok kalau download
hanya mendapatkan thruput kurang dari 6KB? Bukankah saya seharusnya mendapatkan download speed 48 KB?

48Kbps itu 48 Kilo'bits' per second.


1 Bytes
48 bits
48 Kbps
= 8 bits.
= 6 bytes.
= 6 KBps

b (b kecil) biasanya untuk bit.
B (B besar) biasanya untuk byte.

Ada juga yang namanya tcp overhead. Jadi 6 Bytes tsb tidak akan murni
6 Bytes, tapi 6 Bytes - overhead.

18. Bagaimana cara mendeteksi penyebab autokill dari dalnet?

Biasanya ada peringatan dari dalnet seperti ini :

-fork.ca.us.dal.net- *** Autokilled for [exp/os] Due to abuse from this host, you are no longer welcome on DALnet. See
http://kline.dal.net/exploits/akills.htm#os for more information. [AKILL ID:1007841942K-a] (2001/12/08 12.05)


Focus : perhatikan bagian [exp/os] ....
Lalu anda buka saja site: http://kline.dal.net/exploits/akills.htm
Lalu cari saja bagian [exp/os]
Nanti akan ada keterangan dari dalnet mengenai apa yang salah pada pihak kita.
Jika misalnya Anda terkena [exp/trojan]
Anda buka saja : http://kline.dal.net/exploits/akills.htm
Lalu cari saja bagian [exp/trojan]

ps, yang paling berbahaya ketika IP Anda terkena autokill permanen, salah satu penyebabnya adalah komputer Anda terkena virus jenis trojan ...

TIPS untuk mencegah hal ini adalah :
1. Paling aman jangan pake mirc script jenis apapun ..... meski agak "kejam", tapi nurut saya cukup aman ....
2. Hindari chatting seharian untuk 1 komputer, misalnya salah satu komputer chatting sampe 12 jam nonstop ... lebih baik dihindari...
3. Update anti virus untuk mencegah serangan virus-virus baru yang ganas ...
4. Selalu kontak ke tech support ISP untuk setiap terjadinya autokill dari dalnet, soalnya ntar kalo kena autokill permanen... malah merugikan semua ...

Ada petunjuk untuk mengetahui status warnet (cybercafe) kita menurut dalnet, bisa diliat di http://kline.dal.net/proxy/cafe.html

19. Untuk kondisi line of sight (LOS) berapa jarak maximum yang bisa dijangkau Sistem Wireless LAN ?

Tergantung dengan peralatan yang dipilih. Berikut spesifikasi beberapa konfigurasi yang kami sediakan.

Konfigurasi A :
Base

: antenna set omni 15 dB dengan kabel LMR400 22.5 meter

Client : antenna set 24 dB grid dengan kabel LMR400 22.5 meter

speed 11 Mbps 5.5 Mbps 2 Mbps 1 Mbps
max distance
fade margin
0.6 freznel
1.50 km
15.15 dB
4.20 m
2.50 km
15.72 dB
5.50 m
4.00 km
15.63 dB
6.80 m
6.00 km
15.11 dB
8.50 m
sensitivitas -82.00 dBm -87.00 dBm -91.00 dBm -94.00 dBm

Kecepatan bisa diset di router-nya, semakin rendah kecepatan, sensitivitas
receiver meningkat sehingga jarak yang bisa dicapai akan semakin jauh.

Konfigurasi B :

Base

: antenna set panel sector 19 dB dengan kabel LMR600 45 meter

Client : antetnna set 24 dB grid dengan kabel LMR400 22.5 meter

speed 11 Mbps 5.5 Mbps 2 Mbps 1 Mbps
max distance
fade margin
0.6 freznel
2.00 km
15.12 dB
5.00 m
3.50 km
15.25 dB
6.50 m
5.50 km
15.33 dB
8.00 m
8.00 km
15.07 dB
10.00 m
sensitivitas -82.00 dBm -87.00 dBm -91.00 dBm -94.00 dBm

Kecepatan bisa diset di router-nya, semakin rendah kecepatan, sensitivitas
receiver meningkat sehingga jarak yang bisa dicapai akan semakin jauh.

20. Apakah COR bisa berpasangan dengan linux router?

COR tidak bisa berpasangan dengan linux router karena menggunakan
protocol yang berbeda. COR memakai proprietary protocol turbocell sedangkan Angin linux router memakai standard protocol IEEE 802.11b .

21. Bagaimana kehandalan linux router tsb?

Selama ini belum menemukan masalah yang berarti dengan linux router memakai flash disk.

Beberapa keuntungan COR/ROR :

Secara estetika penampilan lebih menarik

Memakai protocol turbocell yang didisain khusus untuk outdoor
environment. 802.11b didisain untuk indoor. Tapi, lihat note
dibawah :

Walaupun 802.11b didisain untuk indoor: di Sby, Jogja, Bandung, dan kota-kota lainnya mayoritas ISP menggunakan 802.11b . Kelihatannya jalan baik.

Protocol 802.11b, secara disain, akan mendapatkan potensial masalah bila
beberapa client yang jaraknya berjauhan mengupload file-file besar dalam
saat yang bersamaan. Ini diberi nama hidden node problem.

Untungnya, untuk penggunaan akses internet biasanya traffic upload amat
kecil, sehingga issue hidden node ini tidak menjadi masalah.

22. Apa Solusi yang murah meriah ? Memakai apa? Jarak terjauh dari base station berapa km?

Saat ini, setahu kami paling murah tapi bisa bekerja dengan baik adalah pakai ORiNOCO + Linux router.
Di bawah ini konfigurasi buat radius up to 6km bila speed diset ke 1Mbps :

Deskripsi qty price total

Omni 15dB set, cable 22.5 meter LMR400
CPE 24dB set, cable 15 meter LMR400
PC router with 16Mb disk on flash


1
7
8



- Omni itu untuk base stationnya, dan cpe 24 dB itu untuk clientnya.
- Bila speed diset ke 2 Mbps, radius jadi 4 km.
- Bila speed diset ke 5.5 Mbps, radius jadi 2.5 km
- Bila speed diset ke 11 Mbps, radius jadi 1.5 km
- CPE set terdiri dari :
- 24 dB grid antenna
- Surge arrester
- Pigtail
- ORiNOCO PC Card Silver
- ISA adapter

Silahkan kontak marketing kami untuk keterangan harga.

23. Bisakah infrastuktur AP1000<-->CPR diganti dengan CPR<-->CPR ?

Pada prinsip nya dapat diganti CPR-CPR. Hanya saja setiap perangkat mempunyai fitur,fasilitas aplikasi,kelebihan dan kelemahan masing-masing

Jika AP1000 product dari lucent orinoco dirancang khusus sebagai briedge otomatis mempunyai karakteristik yang lebih unggul jika basenya memakai AP1000 dibanding CPR.

CPR sendiri mempunyai kelebihan untuk fleksibel sebagai client maupun base, CPR bukan produk dari lucent orinoco, namun familiar / dapat diaplikasikan dg produc orinoco lainnya. CPR dengan bentuk yang compatible dapat dg mudah dipasang di outdoor maupun indoor sedangkan AP1000 lebih baik dipasang di indoor meskipun tidak menolak kemungkinan dipasang di outdoor dg menambah pengaman/box pada AP1000 tsb.